Thursday, July 23, 2015

Tes wawancara di EF


Setelah pulang replacement test dari EF (English First), saya baru tersadar bahwa saya tidak dites wawancara seperti umumnya apa yang saya baca di internet berdasarkan pengalaman orang-orang. Jadi bagaimana dia bisa memutuskan tingkat berapa tanpa ada tes wawancara. Sesuatu yang aneh rasanya.

Pada 3 hari berikutnya, saya datang lagi ke EF dan menanyakan tentang tes wawancara dan dengan gampangnya mereka menjawab “oh belum ya, tunggu dulu ya karena Mr.Kris yang akan mewawancarai  masih sibuk”. Sayapun menunggu dengan sabar.

Kira-kira 15 menit kemudian saya dipanggil masuk ke ruangan kaca yang sempit tempatnya dan disambut dengan Mr.Kris seorang native speaker yang kalau tidak salah berasal dari Inggris. Orangnya besar dan gemuk. Dia adalah kepala sekolah disana. Lalu diadakan tanya jawab mengenai perkenalan diri, pekerjaan, hobi dan termasuk apakah saya pernah keluar negeri sebelumnya dll. Saya menjawabnya dengan lancar tetapi diawal agak susah menangkap pembicaraannya. Hal ini disebabkan pronunciationnya kurang bagus (guru-guru juga sering mengatakan hal yang sama). Bayangkan anggapan guru-gurunya sendiri seperti itu apalagi saya yang hanya calon murid. Jadi memang pelafalan ybs kurang bagus.

Selesai sudah tahap wawancara dan Mr. Kris menuliskan tingkat yang sesuai di sebuah kertas dan diserahkan pada mas Ade. Mas Ade yang bertugas saat itu di meja receptionis. Mas Ade lalu membuka-buka bantex melihat sesuatu yang sepertinya rahasia buat saya. Lalu dia mengatakan bahwa saya diputuskan masuk ke tingkat A2.2.  Wah ada kemajuan nih karena sebelumnya disuruh masuk ke tingkat A2.1. Saya sempat melihat tulisan Mr. Kris yang kebetulan tergeletak di meja dan waduh…. Tulisannya B1.1. Saya menanyakan keputusan yang berbeda ini tapi mas Ade menyangkalnya dan menyembunyikan kertas tersebut.

Saya rasa unsur bisnis sudah mulai kentara. Artinya murid diusahakan ikut mulai dari tingkat yang terendah sehingga akan banyak tingkat yang akan diikuti dan tentu saja pemasukannya banyak. Bayangkan kalau murid sudah berada di tingkat atas maka hanya sebentar saja sudah tamat dan pemasukannya sedikit.

Mengapa sekarang tingkat A2.2 ? Karena tingkat A2.1 sudah berjalan separuh dan bulan berikutnya sudah naik ke tingkat A2.2. Jadi saya ikut pada kelompok yang sama dengan kelompok A2.1 tapi saya sudah berhemat uang 1 tingkat. Mengapa EF tidak konsisten ? Kalau memang kemampuan saya pada A2.1 ya seharusnya ditempatkan pada tingkat tersebut. Saya menebak, aktifitas membuka-buka bantex adalah untuk melihat tingkat kursus yang tersedia. Dan tingkat A2.1 ternyata tidak ada, adanya tingkat A2.2 untuk bulan depan. Jadinya saya dimasukkan ke tingkat tersebut. Perlu diketahui tingkat yang ada untuk dewasa saat itu hanya ada 3 kelas dengan jarak yang cukup jauh levelnya.  Jadi tidak semua tingkat ada siswanya.
 
Sayapun berpikir keras apakah akan ikut kursus atau tidak. Akhirnya saya memutuskan ikut kursus dengan pertimbangan mencoba dulu dan ingin tahu apa dan bagaimana EF. Sebagus apakah EF ? Apakah kualitasnya sebagus yang digembar-gemborkan orang ? Kartu kredit sudah dikeluarkan dari dompet tapi pegawainya bilang ada tambahan biaya chargenya. Walah...dalah... perusahaan sebesar ini masih ngecharge kartu kredit. Padahal pihak bank dan penerbit sudah lama mewanti-wanti agar konsumen menolak biaya charge ini.

Sayangnya saya tidak dibolehkan ikut free trial class dengan berbagai alasan. Harus nanya dulu ke gurunya lah, harus 3 hari sebelumnya daftar lah, dll. Dalam hati saya bergumam ya sudahlah, yang penting sudah daftar dan sudah bayar, nanti juga ngalami sendiri di kelas.

2 comments:

  1. mau nanya emang ini ikut EF yang dimana ya?

    ReplyDelete
  2. Saya juga dulu gt mbak
    Saya mau kursus english conversation.tetiba di masukin buisness conversation
    Okelah saya ambil
    Yang kesel, saya bayar 2.5 gak ada promo n mbak2nya jutek pas daftar.eh 2 minggu kemudian ada ibu2 ma bapa2 daftar cuma bayar 4.5 sampe 3 level.sedangkan saya bayar 2m5 cuma dapet 1 level yaitu b2.
    Setelah selesai saya gak d kasih sertifikat katamya harus selesai tingkat selanjutnya baru dapat.
    Kezeeelll..saya malas les disitu
    Not worthed att all.cuma menang bule yg ngajar

    ReplyDelete